Kamis, 24 Juli 2014

Kumpulan Foto Atlit Cantik Altynbekova Sabina

Dunia Internet - Gadis cantik ini bukanlah artis maupun model, gadis cantik yang benama Altynbekova Sabina adalah seorang atlet olahraga volly profesional asal Kazahkstan. Altynbekova Sabina adalah salah satu dari 12 pemain Kazahkstan yang tampil dalam kejuaraan tersebut.

Pada saat melihat dari situs Asian Volleyball Confederation, Altynbekova Sabina memiliki tinggi 182 cm dan memiliki berat 59 kg dan Altynbekova Sabina baru berusia 17 tahun dan pada 5 November nanti akan baru menginjak umur 18 tahun.










Selasa, 22 Juli 2014

Prabowo Tidak Terima & Tolak Kemenangan Jokowi Jadi Presiden RI 2014

Dunia Internet - Hasil Pemilihan Presiden telah di Umumkan oleh KPU pada tanggal 22 Juli 2014. Kemenangan diperoleh pasangan No Urut 2, Bapak Joko Widodo dan Bapak Jusuf Kalla, Pasangan No Urut 1 masih tidak terima dan menolah hasil Pilpres 2014 yang kami kutip di http://pemilu.okezone.com. Berikut Vidio Cuplikan Prabowo Tidak Terima & Tolak Kemenangan Jokowi Jadi Presiden RI 2014.


Jumat, 18 Juli 2014

Adu Seksi Antar 'FANS' Jerman vs Argentina

Maracana - Laga sengit mempertemukan Jerman vs Argentina pada partai final di Maracana, Minggu (14/7). Jutaan mata dari belahan penjuru dunia yang berhasil dimenangkan oleh Tim Jerman dengan Skor Jerman 1:0 Argentina.

Namun satu hal yang yang tidak boleh dikesampingkan yakni peran fans dalam memberi dukungan bagi tim kesayangan yang bertanding di lapangan. Para wanita seksi yang berasal dari kedua kesebelasan turut menjadi daya tarik tersendiri dalam laga kali ini, wanita latin akan beradu cantik dengan kemolekan Eropa yang tentunya patut disimak.

Siapakah yang memenangkan tajuk Battle of Fans diantara kedua negara ini, kami akan menyajikan beberapa foto fans yang membuat tatapan mata tidak ingin jauh-jauh dari mereka.

Berikut foto-foto fans seksi dari Jerman dan Argentina:

Fans Seksi Jerman










Fans Seksi Argentina







Vidio CCTV : Pria Ini Tak Sadar Ada Orang Aneh Tinggal Bersamanya

Pernah tidak Anda merasa bahwa persediaan makanan dirumah Anda habis lebih cepat dari biasanya. Beberapa cemilan yang Anda siapkan menghilang entah kemana. Atau Anda merasa seperti ada seseorang yang sedang mengawasi Anda diam-diam saat berada di dalam rumah. Jika Anda pernah mengalaminya, mungkin sebaiknya Anda patut untuk lebih waspada. Bisa jadi apa yang dialami oleh seorang pria bernama Joe Cummings ini terjadi juga kepada Anda. Selama berminggu-minggu Joe tak menyadari jika ada seorang wanita aneh yang ikut tinggal di dalam apartemen miliknya.


Seperti yang diceritakan Joe dalam channel Youtube miliknya, Joe tinggal di sebuah apartemen kota New York. Akhir-akhir ini dia mulai merasakan ada sesuatu yang aneh dengan apartemennya tersebut, salah satunya adalah makanan di apartemennya lebih cepat habis. Merasa penasaran dengan apa yang sedang terjadi di apartemennya, Joe memasang kamera tersembunyi di dapurnya. Keesokkan harinya ia merasa sangat terkejut saat melihat rekaman video dari kamera tersebut. Ia segera meninggalkan apartemennya dan pergi ke kantor polisi.


Dalam video rekaman tersebut, Joe melihat seorang wanita aneh turun dari lubang ventilasi di bagian atas apartemennya. Dengan perlahan-lahan wanita itu lalu mengambil kursi untuk membantunya turun. Ia lalu tampak mengambil beberapa makanan, buang air di wastafel dapur lalu tampak mondar-mandir. Ketika Joe pergi ke dapur, wanita ini tampak panik dan pergi bersembunyi. Setelah Joe pergi dari dapur, ia kembali membuka lemari persediaan makanan sebelum kemudian kembali bersembunyi di ventilasi.

Polisi kemudian mendatangi apartemen Joe dan menangkap wanita tersebut. Menurut polisi kemungkinan wanita itu secara diam-diam telah tinggal di ventilasi apartemen Joe selama beberapa minggu, bahkan mungkin lebih. Joe sendiri tidak tahu siapa wanita itu dan bagaimana ia bisa berada di ventilasi apartemennya. Kemungkinan besar, sang wanita naik dari jendela melalui tangga darurat dan ikut tinggal dengannya tanpa diketahui Joe.

sumber : http://itsbeeinspired.blogspot.com

Kronologi dan Kumpulan Foto Pesawat Malaysia Airlines Yang Jatuh Ditembak

Dunia Internet - Pesawat Komersil Yang Jatuh Ditembak - Dalam sejarah penerbangan komersial, Malaysia Airlines nomor penerbangan MH17 bukan pesawat pertama yang ditembak jatuh. Sebelumnya, beberapa pesawat mengalami nasib sama. Pejabat Ukraina menyalahkan pemberontak separatis pelakunya, menduga mereka salahduga pesawat itu adalah milik Ukraina. Kubu pemberontah menyanggahnya. Jika benar pesawat -- dilaporkan membawa 295 orang dan terbang pada 33.000 kaki -ditembak jatuh, maka insiden ini akan menandai insiden paling mematikan yang pernah terjadi dalam beberapa dekade ini. Berikut pesawat pesawat komersil yang di duga ditembak hingga jatuh

Malaysia Airlines nomor penerbangan MH-17 Tahun 2014 

PESAWAT komersial Malaysia Airlines jenis Boeing 777 ditembak jatuh di timur Ukraina, tepatnya dekat perbatasan dengan Rusia, kemarin. Sebanyak 295 penumpang, termasuk 15 awak pesawat, diduga tewas. Pesawat dengan nomor penerbangan MH-17 bertolak dari Amsterdam, Belanda, menuju Kuala Lumpur, Malaysia, pukul 12.14 waktu setempat atau 07.14 WIB. Presiden Uk raina Petro Poroshenko, seperti dilansir kantor berita Reuters juga menduga pesawat tersebut ditembak.

Sementara itu, menurut kan tor berita Rusia, Interfak, salah seorang anggota kelompok separatis pro-Rusia, Anton Gerashchenko, menegaskan pesawat Malaysia Airlines jatuh setelah dihantam rudal antipesawat terbang. Namun, belum jelas siapa yang melepaskan rudal tersebut. Interfak juga menyebutkan, pesawat jatuh 50 km sebelum memasuki wilayah udara Rusia. “Pesawat jatuh, lalu terbakar di wilayah Ukraina,“ ujar sumber yang tidak disebutkan manya.

Masih menurut sumber tersebut, pesawat nahas itu diduga jatuh di wilayah aksi militer, tempat pasukan pemerintah Ukraina sedang memerangi para separatis pro-Rusia. Sumber lain yang dikutip Interfak menyebutkan, pesawat menghilang dari radar pada ketinggian 10.000 meter dan terjatuh di dekat Kota Shakhtyorsk. Sebelumnya pesawat turun hingga ketinggian 50 km (20 mil) dengan cepat dan memasuki wilayah udara Rusia. “Pesawat turun, lalu ditemukan terbakar di wilayah Ukraina,“ ujar sumber itu.

Juru bicara Malaysia Airli nes membenarkan terjadi nya insiden yang menimpa pesawat perusahaan itu dan akan menge luarkan pernyataan resmi dalam waktu singkat. Tim penolong sudah diturunkan menuju lokasi jatuhnya pesawat.

Siberia Airlines nomor penerbangan 1812 Tahun 2001

Pesawat itu terbang di sekitar 35 ribu kaki di atas Laut Hitam, dalam perjalanan ke Rusia dari Israel, ketika dihantam rudal Ukraina. Penyidik ​​kemudian menyimpulkan bahwa pasukan pertahanan udara Ukraina telah menembakkan dua rudal selama latihan militer besar-besaran: satu mencapai target, yang lain melenceng 150 mil menghantam Siberia Airlines. Seluruh penumpang berjumlah 78 orang tewas.

Trans World Atlantic nomor penerbangan 800 Tahun 1996

Pada 17 Juli 1996, pesawat komersial Amerika Serikat (AS) ini jatuh dan menewaskan seluruh 230 orang di dalamnya. Benarkah karena tembakan rudal? Mantan penyelidik AS ingin membuka kembali kasus penyelidikan jatuhnya pesawat Trans World Atlantic (TWA) dengan nomor penerbangan 800. Pesawat ini hendak terbang dari Paris menuju New York.

Penyelidik kecelakaan untuk Air Line Pilots Association, Jim Speer menyatakan, ada barang bukti baru yang menunjukkan teori yang selama ini dianggap kontroversial. Yakni pesawat itu jatuh ditembak rudal. “Kami belum tahu siapa yang menembakkan rudal itu,” ujar Speer, mewakili asosiasi yang masih mencari bukti-bukti baru untuk penyelidikan kecelakaan tersebut.

Banyak pihak yang tak puas dengan kesimpulan hasil penyelidikan KNKT AS (NTSB) yang menyatakan kecelakaan itu terjadi karena ledakan tangki bahan bakar pesawat. Ledakan dipicu hubungan arus pendek di sistem kabel. TWA yang sempat menjadi penguasa dirgantara Amerika, jatuh beberapa menit setelah lepas landas. Maskapai yang mengudara sejak 1925 itu sejak 2001 merger dengan Maskapai American Airlines.

Iran Air nomor penerbangan 655 Tahun 1988

Sebuah pesawat komersil asal Iran menjadi korban penembakan rudal AS. Militer AS mengira Airbus A300B-203 itu adalah pesawat jet tempur Iran yang mendekat kapal perang mereka, sehingga harus ditembak jatuh di Teluk Persia. Menurut The History Channel, insiden itu menewaskan semua 290 penumpang dan awak pesawat maskapai Iran Air. Penembakan itu terjadi saat Iran dan Irak akan mengakhiri perang selama delapan tahun.

Rudal itu ditembakkan dari kapal perang AS, USS Vincennes, yang tengah beroperasi di Teluk Persia. Pejabat AS beralasan bahwa pesawat itu terbang berada di luar jalur penerbangan komersil. Selain itu, menurut klaim dari AS, pesawat tersebut terbang hanya di ketinggian 7.800 kaki dan mendekat ke USS Vincennes sehingga dianggap sebagai ancaman yang harus ditembak. Belakangan, AS akhirnya menyadari bahwa benda terbang itu adalah pesawat sipil dan sebenarnya terbang di ketinggian 12.000 kaki serta tidak dalam keadaan menukik.

Angkatan Laut AS beralasan insiden itu terjadi karena para awak kapal perang itu sedang mengalami tekanan jiwa saat baru pertama kali bertugas di medan perang. Pada 1996, AS bersedia membayar kompensasi sebesar US$62 juta kepada keluarga para korban salah tembak itu. Namun, Iran sudah terlanjur marah. Mereka menilai penembakan itu sebagai "pembunuhan barbar." Pesawat saat itu sedang melayani rute dari Bandar Abbas (Iran) menuju Dubai (Uni Emirat Arab)

Korean Air Lines nomor penerbangan 007 Tahun 1983

Sebuah interceptor Soviet menembak jatuh Boeing 747 dalam perjalanan dari New York ke Seoul dengan 269 orang di atasnya, termasuk Perwakilan AS Lawrence McDonald. Pejabat Soviet percaya bahwa pesawat, yang telah menyeberang ke wilayah udara Soviet, sedang dalam misi pengintaian. Semua orang di atas pesawat tewas.

Korean Air Lines nomor penerbangan 902 Tahun 1978
Peralatan navigasi pada penerbangan dari Paris menuju Seoul mengalami malfungsi, yang menyebabkan pilot memutuskan terbang ke wilayah udara Soviet di atas Lingkaran Kutub Utara. Pasukan Soviet yang menduga pesawat ini tengah melakukan misi pengintaian itu menembaki Boeing 707, memaksanya untuk melakukan pendaratan darurat di dekat perbatasan Finlandia. Dua orang tewas dalam insiden ini. Uni Soviet kemudian menuntut ganti rugi pada pemerintah Korea Selatan senilai US$ 100 ribu sebagai biaya operasi penyelamatan, tapi tagihan itu tak pernah dibayar.

Libyan Airlines nomor penerbangan 114 Tahun 1973
Pesawat jenis Boeing 727 dari Kairo ini tampaknya bingung oleh cuaca buruk dan menyeberang ke wilayah udara Sinai yang dinyatakan sebagai zona perang. Di tengah laporan rencana teroris untuk menggunakan pesawat sipil untuk menyerang Israel, negara itu mencegatnya. Jet tempur mengeluarkan sinyal peringatan sebelum kemudian menembak jatuh pesawat, menewaskan hampir seluruh penumpangnya berjumlah sekitar 115 orang.

El Al nomor penerbangan 402 Tahun 1955
Saat terbang di antara Wina dan Istanbul dalam perjalanan ke Israel, pesawat tersesat ke wilayah udara Bulgaria, negara Blok Timur. Perintah tembak jatuh dikeluarkan dan insiden Lockheed Constellation ini menewaskan 58 penumpang dan awak Bulgaria kemudian mengeluarkan permintaan maaf resmi, mengatakan pilot telah "terlalu terburu-buru."

sumber : http://www.anehdidunia.com/